Kalkulator Investasi
Perkirakan nilai investasi dari modal awal dan setoran bulanan berdasarkan asumsi imbal hasil tahunan.
Hasil simulasi
Hasil simulasi merupakan estimasi berdasarkan asumsi yang Anda masukkan dan bukan merupakan penawaran atau rekomendasi investasi maupun layanan keuangan. Imbal hasil investasi tidak dijamin dan nilai investasi dapat turun.
Cara kerja kalkulator
Kalkulator ini mengasumsikan imbal hasil tahunan yang sama setiap tahun, dikonversi menjadi imbal hasil bulanan yang setara. Setoran dilakukan di akhir setiap bulan.
Rumus
Imbal hasil per bulan r = (1 + R)^(1/12) − 1 Nilai akhir = PV × (1 + r)^n + C × ((1 + r)^n − 1) ÷ r R = asumsi imbal hasil per tahun PV = modal awal C = setoran bulanan n = jumlah bulan
Contoh perhitungan
Modal awal Rp10.000.000 dan setoran Rp1.000.000 per bulan selama 10 tahun dengan asumsi imbal hasil 8% per tahun (sekitar 0,643% per bulan).
Total kontribusi Rp130.000.000. Estimasi nilai investasi sekitar Rp201.713.523, atau estimasi pertumbuhan Rp71.713.523.
Catatan penting
- Hasil ini bukan jaminan imbal hasil. Nilai investasi sebenarnya naik turun dan dapat lebih rendah dari total setoran.
- Kinerja masa lalu suatu instrumen tidak menjamin kinerja di masa depan.
- Belum memperhitungkan pajak, biaya transaksi, biaya pengelolaan, dan inflasi.
Pertanyaan umum
Berapa asumsi imbal hasil yang wajar?
Tidak ada angka yang pasti. Asumsi bergantung pada jenis instrumen dan risikonya. Gunakan beberapa skenario, misalnya konservatif, moderat, dan optimistis, untuk melihat rentang kemungkinan.
Mengapa hasilnya berbeda dengan kalkulator bunga majemuk?
Kalkulator investasi memakai imbal hasil tahunan efektif, sedangkan kalkulator bunga majemuk memakai suku bunga nominal yang dimajemukkan sesuai frekuensi yang dipilih.
