Langsung ke konten

Kalkulator Inflasi

Hitung berapa dana yang dibutuhkan di masa depan agar daya beli tetap sama, dan berapa nilai uang Anda hari ini setelah tergerus inflasi.

Data simulasi

Isi sesuai asumsi Anda. Data inflasi historis resmi dipublikasikan BPS.

Hasil simulasi

Hasil perhitungan menggunakan asumsi inflasi tetap yang Anda masukkan dan bukan proyeksi resmi. Inflasi sebenarnya berubah dari waktu ke waktu.

Dua cara melihat inflasi

Nilai masa depan menjawab: berapa rupiah yang saya butuhkan nanti untuk membeli barang yang sama? Daya beli menjawab: jika uang saya tidak bertambah, berapa nilainya nanti dalam rupiah hari ini?

Rumus

Dana yang dibutuhkan = A × (1 + π)^t
Daya beli            = A ÷ (1 + π)^t

A = jumlah uang hari ini
π = asumsi inflasi per tahun
t = jumlah tahun

Contoh perhitungan

Dengan inflasi 3% per tahun, barang seharga Rp100.000.000 hari ini diperkirakan berharga sekitar Rp134.391.638 dalam 10 tahun.

Sebaliknya, uang Rp100.000.000 yang disimpan tanpa bertambah hanya setara sekitar Rp74.409.391 dalam nilai hari ini, atau daya belinya turun sekitar 25,6%.

Catatan penting

  • Inflasi diasumsikan tetap setiap tahun. Inflasi sebenarnya berubah dan berbeda untuk setiap jenis barang dan jasa.
  • Untuk data inflasi historis, gunakan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS).

Pertanyaan umum

Apa itu inflasi?

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam periode tertentu. Saat inflasi terjadi, jumlah uang yang sama dapat membeli lebih sedikit barang.

Bagaimana cara melindungi uang dari inflasi?

Secara umum, uang perlu tumbuh minimal setara inflasi agar daya belinya terjaga. Pilihan instrumen sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, jangka waktu, dan profil risiko Anda.